Abid Di Malam Hari

Assalamualaikum dan salam ceria

Abid Di Malam Hari

Di waktu malam sepi, sunyi.
Abid-abid pencinta Allah bangun membersihkan diri.
Menyembah, membesarkan, memuji, mensucikan Allah sepuas hati.
Memohon ampun, meminta kemaafan kepada Allah sepenuh hati.
Mengharap rahmat-Nya meminta dirahmati dan maghfirah.
Memohon keredhaan Allah dengan merendah diri.
Adakalanya air mata mengalir ke pipinya.
Hati menangis, mengenang nasib di hujung hidupnya nanti.
Si abid membisikkan permintaan, harap dikabulkan.
Dengan penuh tawadhuk, merendah diri sepenuh hati.
Meminta hidayah, meminta taufik, meminta husnul khatimah.
Dengan penuh keyakinan dan dengan penuh harapan.
Begitulah pencinta-pencinta Allah Taala di malam hari sunyi.
Di dalam suasana hening, sepi mengadu dengan Tuhannya sepenuh hati.
Memohon hidayah, memohon iman dan maghfirah.
Meminta dimaafkan segala kesalahan dan kecuaian.
Mereka bangun setiap malam tanpa jemu-jemunya.
Merendah diri, menebalkan rasa kehambaan, menajamkan perasaan bertuhan.
Agar mereka dikasihani dan diredhai-Nya.
Tuhan adalah Maha Pengasih lagi Penyayang.
kepada hamba-hamba-Nya yang kembali kepada-Nya.

31.12.2002

Advertisements

Posted on January 3, 2019, in Tazkirah. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: